Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026258 berita

Telkom Rampungkan Spinoff InfranexiaPemkot Palu hadirkan 24 perusahaan dalam Job Fair 2026Empat korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di KaltengJasa Raharja bayarkan santunan Rp3,02 miliar korban Kapal VirgoKejati Bali tetapkan tersangka dugaan korupsi rugikan ASABRI Rp100 MIndro terkejut generasi Z masih hafal lagu-lagu WarkopSetahun Sekolah Rakyat di Makassar, siswa makin mandiriReality Club dan Phum Viphurit akan tampil di Synchronize Fest 2026Aceh Barat percepat realisasi TKD Rp68 miliar untuk pemulihanApindo: RUU Ketenagakerjaan harus seimbang antara pekerja dan industri
Ekonomi

Telkom Rampungkan Spinoff Infranexia

CNBC Indonesia 1 menit baca 274 kata
Telkom Rampungkan Spinoff Infranexia — gambar dari CNBC Indonesia
Gambar dari CNBC Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Telkom Rampungkan Spinoff Infranexia Jakarta, CNBC Indonesia - Telkom resmi merampungkan spin-off bisnis infrastruktur Infranexia dengan nilai transaksi hampir Rp 49,9 triliun. Ini disampaikan oleh Direktur Utama Nanang Hendarno usai RUPSLB yang dilakukan Rabu (30/9/2026).

"Alhamdulillah, hari ini Telkom telah memperoleh persetujuan dari Pemegang Saham independen dalam RUPSLB atas aksi korporasi pemisahan bisnis dan aset wholesale fiberconnectivity ke infranexia," kata Nanang Dia menjelaskan persetujuan ini jadi landasan pihak perseroan menyelesaikan proses pemisahan. Inisiatif ini juga menjadi TLKM 30 yakni pilar ketiga mengenai unlocking value untuk memonetisasi aset bernilai tinggi dan mengoptimalkan pengelolaan, meningkatkan nilai dan peluang pertumbuhan lebih besar.

"Inisiatif ini merupakan implementasi nyata membangun struktur bisnis Telkom Group yang semakin fokus, efisien dan adaptif bagi perkembangan industri," dia menuturkan.

Infranexia mengelola lebih dari 90% aset infrastruktur milik Telkom. Nanang mengatakan adanya peluang untuk meningkatkan utilitas asetnya, memperluas infrastruktur sharing dan kemitraan strategis, dan membuka akses bagi banyak pelaku industri.

"Langkah ini juga merupakan transisi Telkom dari operating holding menjadi strategic holding dengan model hold-go dan opt-go-nya," ungkapnya.

Dia mengharapkan Infranexia menjadi salah satu katalis untuk sumber pendapatan Telkom. Termasuk berkontribusi pada kinerja.

"Menjadi salah satu katalist bagi sumber pendapatan Telkom Group, menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi yang semakin kuat terhadap kinerja serta deliveration bagi pemegang saham dan seluruh pemegang kepentingan," dia menambahkan.

Karena Infranexia masih di bawah Telkom Group, Nanang mengatakan pengelolaan dan aset tetap berada di bawah pengawasan perseroan. Dia memastikan aset bakal dikelola dengan kehati-hatian dan ketat.

"Jadi seluruh aset strategis akan dikelola berdasarkan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang ketat untuk memastikan genggali strategis, kepentingan nasional serta keberlanjutan bisnis tetap terjaga dengan baik," kata Nanang.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/telkom-rampungkan-spinoff-infranexia-d83d38d4/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi