Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026326 berita

Tindakan Mendesak Diperlukan untuk Mengatasi Kebakaran dan Kabut Asap Lintas Batas di Asia TenggaraIHSG diprediksi "sideways", pasar cermati data ekonomi global-domestikSuyudi: Kritik publik jadi peringatan dini untuk benahi PolriHarga Emas Antam Pudar ke Rp2,581 Juta per Gram Awali OktoberFokus 'AI Ready', Telkom Spin-Off Bisnis Fiber Rp85,7 T ke InfraNexiaIHSG Bergerak Dua Arah Pagi IniEmas Bersejarah Indonesia dari Srikandi Bernama Nurisa Dian AshrifahCoaltrans Asia 2026 - PTBA tekankan pentingnya kepastian regulasi dan keberlanjutan pasokan batu baraKomisi III Setujui Komjen Suyudi Jadi Calon Kapolri Gantikan ListyoBNPB kawal masa transisi darurat ke pemulihan pascagempa di Ngada
Lifestyle

Tindakan Mendesak Diperlukan untuk Mengatasi Kebakaran dan Kabut Asap Lintas Batas di Asia Tenggara

Antara 3 menit baca 610 kata
Tindakan Mendesak Diperlukan untuk Mengatasi Kebakaran dan Kabut Asap Lintas Batas di Asia Tenggara — gambar dari Antara
Gambar dari Antara. Ringkasan oleh Zona News.

Kuala Lumpur, Malaysia, (ANTARA/PRNewswire)- Sekretariat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sangat prihatin dan berduka atas kebakaran hebat yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia serta dampak buruk yang ditimbulkannya terhadap masyarakat setempat, kesehatan masyarakat, satwa liar, dan mata pencaharian. Kami turut merasakan keprihatinan mendalam dan urgensi yang dirasakan di seluruh kawasan.

Tim kami bekerja sepanjang waktu dengan memanfaatkan Hotspot Hub dan sistem peringatan FireWatch berbasis satelit serta berkoordinasi langsung di lapangan untuk melacak titik panas, memverifikasi kejadian kebakaran di dalam dan di sekitar konsesi bersertifikat, serta mendukung anggota yang terdampak.

Kami menyadari bahwa beberapa anggota RSPO menghadapi tantangan besar di lapangan. Prioritas utama mereka saat ini adalah melindungi nyawa, mengendalikan kebakaran, membantu masyarakat, serta bekerja sama dengan otoritas kehutanan setempat, organisasi penyelamatan satwa liar, dan LSM untuk melindungi kawasan rentan, seperti habitat orangutan dan kawasan konservasi. Sekretariat secara aktif berkoordinasi dengan anggota yang terdampak untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran dan akan menentukan tindakan yang perlu diambil sesuai dengan Standar kami setelah laporan terperinci tersedia.

Standar RSPO secara tegas melarang penggunaan api untuk pembukaan atau penyiapan lahan. Pendekatan kami dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan, kebakaran terbuka, serta penggunaan api untuk pengendalian hama. Kebakaran dapat terjadi karena berbagai faktor, baik alami maupun akibat aktivitas manusia. Perkebunan Bersertifikat RSPO menerapkan protokol penanganan kebakaran yang ketat serta memiliki langkah-langkah untuk mencegah dan menangani risiko maupun kejadian kebakaran di dalam dan di sekitar area perkebunan mereka. Anggota RSPO diharapkan menangani kebakaran yang terjadi hingga sekitar dua kilometer dari batas konsesi mereka, tetapi dalam praktiknya mereka sering kali bertindak jauh melampaui area tersebut untuk membantu masyarakat sekitar.

Standar RSPO juga mewajibkan adanya Prosedur Operasi Standar (SOP) kesehatan dan keselamatan yang mengharuskan anggota memantau kualitas udara, menyesuaikan kegiatan di lapangan, menghentikan pekerjaan yang membutuhkan aktivitas fisik berat, serta menyediakan alat pelindung pernapasan yang wajib digunakan ketika tingkat polusi udara meningkat.

Para anggota RSPO di seluruh dunia terus mencermati situasi kebakaran saat ini dengan penuh keprihatinan. Kami mengimbau anggota RSPO yang terdampak untuk terus meningkatkan kewaspadaan melalui pengawasan, patroli, pemantauan, dan pelaporan secara intensif, sekaligus memberikan dukungan kepada pekerja dan masyarakat setempat serta upaya konservasi yang terdampak kebakaran dan kabut asap.

Dengan cuaca kering ekstrem dan kondisi El Niño yang diperkirakan akan semakin intens dan terus berlanjut, penanganan krisis ini membutuhkan tindakan terkoordinasi dalam skala besar. RSPO menyerukan komitmen bersama dari seluruh sektor terkait, kerja sama lintas batas yang transparan, serta perhatian penuh dan berkelanjutan terhadap upaya penanganan sejak dini.

Kami juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para relawan, petugas tanggap darurat, dan organisasi yang bekerja tanpa lelah untuk melindungi masyarakat dan satwa liar di tengah kondisi yang sangat menantang.

Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) adalah kemitraan global untuk menjadikan i minyak sawit berkelanjutan. Dibentuk pada tahun 2004, RSPO adalah organisasi nirlaba multi-pemangku kepentingan yang menyatukan anggota dari seluruh rantai nilai minyak sawit, termasuk produsen kelapa sawit, pengolah dan pedagang minyak sawit, produsen barang konsumsi, pengecer, bank dan investor, organisasi non-pemerintah (LSM) di bidang lingkungan hidup atau konservasi alam, serta LSM di bidang sosial atau pembangunan.

Sebagai kemitraan yang mendorong kemajuan dan menciptakan dampak positif, RSPO memfasilitasi perubahan di global untuk menjadikan produksi dan konsumsi minyak sawit berkelanjutan. Untuk mendorong perubahan, kami mengomunikasikan manfaat lingkungan dan sosialnya. Untuk mewujudkan kemajuan, kami mendorong kolaborasi. Untuk memberikan jaminan, kami menetapkan standar sertifikasi.

RSPO terdaftar sebagai asosiasi internasional di Zurich, Swiss, dengan kantor pusat di Malaysia dan Indonesia, serta kantor di Tiongkok, Kolombia, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat.

SOURCE Roundtable On Sustainable Palm Oil Pewarta: PR Wire Editor: PR Wire Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/tindakan-mendesak-diperlukan-untuk-mengatasi-kebakaran-dan-kabut-asap-be2ad7bc/.

Baca juga

Indro terkejut generasi Z masih hafal lagu-lagu Warkop

Jakarta (ANTARA) - Anggota kelompok komedi legendaris Warkop DKI, Indro Warkop, mengaku terkejut melihat anak-anak muda dari generasi Z masih hafal dan menyanyikan lagu-lagu Warkop yang populer lewat film maupun panggung pertunjukan lawak mereka.

Antara

Setahun Sekolah Rakyat di Makassar, siswa makin mandiri

ANTARA - Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 Makassar memasuki satu tahun penyelenggaraan dengan 124 siswa. Kepala sekolah menyebut para siswa menunjukkan perkembangan dalam kedisiplinan, kemandirian, kepercayaan diri, dan pengenalan potensi diri.

Antara

Semua berita Lifestyle