Lewati ke konten

Kamis, 8 Oktober 20263171 berita

Viral Wali Kota di Prancis Lindungi Pedemo Pelajar dari Serbuan PolisiBene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"Marc Marquez Janjikan Aksi Spesial Jika Menang di MotoGP Mandalika 2026League Cup Bisa Bawa Klub Indonesia ke Turnamen AsiaDari Tambak ke Industri, Garam Bima Mengejar Nilai TambahFaktor yang bisa mengganggu pendengaran, selain usia dan suara kerasJaksa Bongkar 4 Perkara dalam Dakwaan Febrie, Kantor Hukum Diduga Jadi Alat TPPU Rp 346 MiliarMomen Febrie Salami Jaksa Usai Didakwa Pemerasan hingga TPPU Rp350 MJaksa Bongkar Isi 3 Brankas Kasus Cuci Uang Febrie AdriansyahPembangunan pusat data tidak boleh ganggu ketersediaan air dan energi
Internasional

Viral Wali Kota di Prancis Lindungi Pedemo Pelajar dari Serbuan Polisi

CNN Internasional 1 menit baca 213 kata
Viral Wali Kota di Prancis Lindungi Pedemo Pelajar dari Serbuan Polisi — gambar dari CNN Internasional
Gambar dari CNN Internasional. Ringkasan oleh Zona News.

Wali Kota Saint Denis di Prancis, Bally Bagayoko, viral di media sosial usai terekam melindungi pelajar yang demontrasi dari kekerasan aparat kepolisian.

Dalam video yang beredar, Bagayoko dengan setelan jasnya tampak berada di barisan depan menghadang polisi yang terus mendekati demonstran.

Sembari dia melindungi para demonstran tampak asap hitam mengepul di belakang. Polisi terus berusaha merangsek ke arah pengunjuk rasa, demikain dikutip Al Jazeera, Rabu (7/10).

Dalam demo itu, Bagayoko terdampak gas air mata yang ditembakkan polisi anti huru-hara. Di video yang lain, tampak sejumlah orang memapahnya dan meneteskan obat mata untuk menenangkan matanya.

Prancis sedang bergejolak usai pelajar menggelar demonstrasi di banyak wilayah. Mereka menuntut perbaikan sistem pendidikan hingga fasilitas di sekolah yang dinilai tak cukup memadai.

Para pelajar mengatakan sistem pendidikan di Prancis diselimuti ketidaksetaraan, banyak bangunan rusak, ukuran kelas terlalu besar atau sesak, meja dan kursi kurang, hingga tak punya cukup guru.

Beberapa sekolah menengah di Prancis juga bobrok terutama di daerah pinggiran. Video yang direkam pelajar dan pengajar menunjukkan atap sekolah bocor, tikus berkeliaran, lubang tampak di dinding dan langit-langit, toilet rusak, hingga kurang meja dan kursi.

Di luar itu, jam belajar di Prancis lebih panjang dibanding jam belajar anggota OECD. Para pelajar yang demo mengatakan kegiatan belajar mengajar berlangsung pukul 08.00 hingga 18.00 waktu setempat dengan banyak jeda.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/viral-wali-kota-di-prancis-lindungi-pedemo-pelajar-dari-serbuan-polisi-51932ae1/.

Baca juga

FOTO: Jadi Juara Piala Teluk, Arab Saudi Akhiri Puasa Gelar

FOTO: Jadi Juara Piala Teluk, Arab Saudi Akhiri Puasa Gelar CNN Indonesia Rabu, 07 Okt 2026 23:05 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Puasa gelar Arab Saudi yang sudah berlangsung sejak 2004 berakhir setelah skuad Green Falcon mengalahkan Uni Emirat Arab pada final Piala Teluk ke-27.

CNN Indonesia

Semua berita Internasional