Mengenal Paket C, Pendidikan Setara SMA, Pentingkah bagi Karier?
Tak semua orang berkesempatan menyelesaikan pendidikan menengah melalui jalur formal. Sebagian harus berhenti sekolah karena kondisi keluarga, pekerjaan, atau alasan lainnya. Ada pula yang memilih homeschooling.
Paket C hadir sebagai jalur pendidikan nonformal yang setara dengan SMA, MA, atau SMK. Program ini memberi kesempatan kepada siapa saja untuk melanjutkan pendidikan tanpa batasan usia. Lantas, apa saja yang perlu diketahui tentang Paket C dan seberapa penting ijazahnya bagi karier?
Apa itu Paket C?
Mengutip laman Kemendikdasmen, Paket C merupakan bagian dari pendidikan kesetaraan, yaitu layanan pendidikan nonformal yang terstruktur dan berjenjang.
Program ini ditujukan bagi peserta yang ingin menyelesaikan pendidikan setingkat sekolah menengah atas. Peserta yang sudah lulus SMP, MTs, atau Paket B, dapat mendaftar dengan menunjukkan ijazah jenjang sebelumnya.
Tak perlu khawatir merasa terlalu tua untuk ikut program ini, karena tak ada batasan umur untuk mengikuti Paket C. Jadi, program ini bermanfaat jika kamu pernah putus sekolah, belum sempat melanjutkan pendidikan, atau ingin menuntaskan jenjang SMA setelah lama berhenti belajar.
Soal standar pembelajarannya, secara umum Paket C mengacu pada tujuan pendidikan setara SMA. Perbedaannya hanya terletak pada pengaturan kurikulum.
Satuan pendidikan penyelenggara dapat memetakan pembelajaran ke dalam Satuan Kredit Kompetensi (SKK), dengan mempertimbangkan alokasi waktu dan metode belajar.
Adapun proses pembelajaran di Paket C dapat dilakukan dalam tiga bentuk, yakni:
1. Pembelajaran tatap muka.
2. Tutorial (sinkronus maupun asinkronus).
3. Pembelajaran mandiri.
Ketiga metode ini bisa dikombinasikan secara proporsional dan fleksibel untuk mencapai tujuan sesuai SKK yang sudah dipetakan.
Berapa lama pendidikan Paket C ditempuh?
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/mengenal-paket-c-pendidikan-setara-sma-pentingkah-bagi-karier-05a2e86f/.
Baca juga
Bene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"
Jakarta (ANTARA) - Sutradara Bene Dion Rajagukguk mengangkat potensi pariwisata dan keindahan alam Sumatera Utara lewat adegan menyanyikan lagu medlei dalam film musikal "Pulang Kampung".
Kemkomdigi segera keluarkan turunan PP Tunas untuk atur tujuh risiko
ANTARA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bakal mengeluarkan turunan PP Tunas yang mengatur tujuh risiko mengintai anak di ruang digital. Menkomdigi Meutya Hafid, Rabu (7/10), menyebut bahwa turunan tersebut mengatur lebih detail mengenai kontak, konten,…
Vape berisiko jadi medium narkotika, advokat ajukan uji materi
Jakarta (ANTARA) - Advokat Zico Leonard Djagardo Simanjuntak mengajukan pengujian materiil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pengaturan rokok elektronik atau vape yang menurut Pemohon dapat menjadi medium penyalahgunaan…
Pakar apresiasi PP Tunas, perlindungan anak di ruang digital
ANTARA - Sejumlah pakar dalam konferensi pera di Gedung Kemkomdigi, Jakarta, Rabu (7/10), mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadirkan PP Tunas sebagai upaya melindungi anak di ruang digital.