Sering Pipis Malam Bukan Sekadar Masalah Kandung Kemih
Liputan6.com, Jakarta - Sering pipis di malam hari mungkin terasa seperti hal biasa, terutama ketika usia mulai bertambah. Namun, jika kondisi ini terjadi berulang kali hingga mengganggu tidur, jangan buru-buru menganggapnya hanya sebagai masalah kandung kemih.
Kondisi sering pipis di malam hari dikenal sebagai nocturia. Kondisi ini terjadi ketika seseorang terbangun dari tidur satu kali atau lebih pada malam hari untuk buang air kecil, dengan setiap episode buang air kecil didahului dan diikuti oleh tidur.
Dr Yong Jin, konsultan dari Departemen Urologi Singapore General Hospital, mengatakan nocturia bukan sekadar persoalan kandung kemih. Kondisi ini dapat berkaitan dengan produksi urine, pola tidur, sirkulasi darah, hingga penyakit tertentu.
"Nocturia merupakan masalah kompleks yang biasanya tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu perubahan gaya hidup," kata Yong dikutip Channel News Asia pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Bukan Selalu Karena Terlalu Banyak Minum Ketika mengalami sering pipis di malam hari, banyak orang mungkin langsung mengurangi minum air menjelang tidur. Namun, cara ini belum tentu menyelesaikan masalah.
Ahli urologi Dr Lee Yee Mun dari Nexus Surgical mengatakan nocturia jarang hanya disebabkan oleh terlalu banyak minum pada malam hari.
"Nocturia jarang disebabkan oleh terlalu banyak minum pada malam hari saja. Karena itu, saran umum seperti mengurangi minum air pada malam hari sering kali mengecewakan," ujar Lee.
Salah satu penyebabnya adalah nocturnal polyuria, yakni kondisi ketika tubuh menghasilkan lebih dari sepertiga total urine dalam 24 jam pada malam hari.
Menurut Lee, hingga 80 persen pasien nocturia mengalami produksi urine berlebihan pada malam hari.
Seiring bertambahnya usia, kondisi ini juga dapat semakin mudah terjadi. Kadar hormon antidiuretik atau ADH yang membantu mengurangi produksi urine saat tidur secara alami menurun. Akibatnya, produksi urine pada malam hari dapat meningkat.
Bisa Berkaitan dengan Gangguan Tidur hingga Prostat Sering pipis di malam hari juga dapat berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan lainnya.
Pada orang berusia 40-an dan 50-an, penyebabnya antara lain obesitas, hipertensi, diabetes, obstructive sleep apnoea (OSA), konsumsi alkohol, merokok, insomnia, dan kecemasan.
OSA bahkan memiliki kaitan kuat dengan nocturia. Sekitar setengah pasien OSA mengalami kondisi tersebut.
Pada pria yang lebih tua, pembesaran prostat juga dapat berperan. Selain itu, kapasitas kandung kemih dapat berkurang seiring bertambahnya usia.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/sering-pipis-malam-bukan-sekadar-masalah-kandung-kemih-acf8d979/.
Baca juga
Bene Dion angkat pariwisata Sumut lewat medlei film "Pulang Kampung"
Jakarta (ANTARA) - Sutradara Bene Dion Rajagukguk mengangkat potensi pariwisata dan keindahan alam Sumatera Utara lewat adegan menyanyikan lagu medlei dalam film musikal "Pulang Kampung".
Kemkomdigi segera keluarkan turunan PP Tunas untuk atur tujuh risiko
ANTARA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bakal mengeluarkan turunan PP Tunas yang mengatur tujuh risiko mengintai anak di ruang digital. Menkomdigi Meutya Hafid, Rabu (7/10), menyebut bahwa turunan tersebut mengatur lebih detail mengenai kontak, konten,…
Vape berisiko jadi medium narkotika, advokat ajukan uji materi
Jakarta (ANTARA) - Advokat Zico Leonard Djagardo Simanjuntak mengajukan pengujian materiil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pengaturan rokok elektronik atau vape yang menurut Pemohon dapat menjadi medium penyalahgunaan…
Pakar apresiasi PP Tunas, perlindungan anak di ruang digital
ANTARA - Sejumlah pakar dalam konferensi pera di Gedung Kemkomdigi, Jakarta, Rabu (7/10), mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadirkan PP Tunas sebagai upaya melindungi anak di ruang digital.